Dinas Perhubungan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas GBK

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan penataan skema lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan menjelang laga final secara efektif. Pertandingan pamungkas kejuaraan sepak bola internasional antara Indonesia melawan Thailand berlangsung di kawasan Kompleks Gelora Bung Karno. Petugas mengerahkan pengawasan ketat pada sejumlah titik jalan utama demi menjamin kelancaran arus pergerakan ribuan suporter sepak bola. Otoritas perhubungan memprediksi lonjakan volume kendaraan terjadi sejak sore hari lantaran antusiasme masyarakat menghadiri pertandingan sangat tinggi.

Pemerintah daerah menyiapkan beberapa rute pengalihan jalan fleksibel selaras dengan dinamika perkembangan situasi penumpukan kendaraan luar kawasan. Petugas mengimbau pengendara kendaraan bermotor agar selalu mematuhi arahan demi menghindari kemacetan parah lintasan utama. Penerapan aturan pembatasan ini mulai berlaku efektif pada pukul 20.00 WIB hingga seluruh rangkaian acara pertandingan selesai.

Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas Selatan Dan Utara

“Rekayasa Lalu Lintas diterapkan mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.” Tulis akun resmi Dinas Perhubungan Jakarta.

Pengendara dari arah Blok M menuju Tanah Abang mengalihkan rute melalui lintasan Jalan Panglima Polim serta Kyai Maja. Arus kendaraan arah Slipi berputar melewati kawasan Gandaria City menuju Jalan Teuku Nyak Arief hingga Letjen S Parman. Masyarakat dari Tanah Abang menuju Blok M melintasi Jalan KH Mas Mansyur lalu meneruskan perjalanan menuju Penjernihan.

Rute Alternatif Sisi Barat Dan Timur

Pengendara dari Slipi menuju Tebet melintasi Jalan Pejompongan selaras dengan melanjutkan perjalanan melewati koridor Jalan RM Margono. Lalu lintas dari Tebet menuju Slipi mengarah ke Jalan Kapten Tendean sebelum melintasi lintasan Jalan Wolter Monginsidi. Pengalihan arus kawasan timur memastikan sirkulasi pergerakan kendaraan tetap mengalir lancar tanpa memicu kemacetan berantai sekitar GBK.

Penyediaan Kantong Parkir Dan Kapasitas Kendaraan

Dinas Perhubungan menyediakan 10 titik kantong parkir resmi pada area dalam kompleks guna menampung ribuan kendaraan penonton. Area Parkir Plaza Tenggara menampung kapasitas 150 kendaraan roda empat serta 174 unit kendaraan roda dua sekaligus. Fasilitas Parkir Istora menyediakan daya tampung besar meliputi 257 mobil serta 1.000 unit sepeda motor penonton. Area Parkir Elevated Sisi Selatan mampu menampung hingga 400 mobil serta 1.500 unit motor secara sangat memadai.

Fasilitas Kantong Parkir Utama Dan Manajemen Lalu Lintas

Lokasi Parkir Akuatik bersama Lapangan ABC menawarkan ruang parkir luas guna mengamankan arus pergerakan kendaraan para pengunjung. Ketersediaan kantong parkir pendukung pada area Stadion Madya membantu mengurai potensi penumpukan kendaraan luar gerbang masuk.

Rincian Titik Lokasi Parkir Kendaraan

Petugas mengoperasikan sepuluh titik area parkir internal demi memberikan kenyamanan serta keamanan seluruh kendaraan suporter sepak bola. Deretan kantong parkir tersebut tersebar merata guna memudahkan akses penonton menuju tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno.

  • Parkir Plaza Tenggara menampung 150 mobil serta 174 sepeda motor suporter.
  • Parkir Plaza Selatan menyediakan ruang 150 mobil serta 500 sepeda motor.
  • Parkir Istora menampung hingga 257 mobil serta 1.000 sepeda motor.
  • Parkir Elevated Sisi Selatan menampung 400 mobil serta 1.500 sepeda motor.
  • Parkir Elevated Sisi Utara menampung 400 mobil serta 1.500 sepeda motor.
  • Parkir Akuatik menyediakan tempat 175 mobil serta 250 sepeda motor.
  • Parkir Lapangan ABC menampung kapasitas 150 mobil serta 1.305 sepeda motor.
  • Parkir Stadion Madya menampung kapasitas 100 mobil serta 500 sepeda motor.
  • Parkir Masjid Albina menyediakan ruang 25 mobil serta 1.000 sepeda motor.
  • Parkir Lapangan Softball menampung kapasitas 150 mobil serta 500 sepeda motor.

Imbauan Penggunaan Transportasi Umum

Dinas Perhubungan mengimbau masyarakat agar memanfaatkan armada transportasi umum guna mengurangi potensi kemacetan parah sekitar GBK. Layanan Transjakarta bersama MRT menambah operasional moda demi mengakomodasi gelombang kedatangan ribuan suporter menuju area stadion. Integrasi stasiun kereta Commuter Line memudahkan pergerakan penonton dari berbagai sudut wilayah Jakarta secara sangat efisien.

Penyesuaian jadwal armada angkutan umum membantu kelancaran akses suporter tatkala pulang usai menyaksikan pertandingan final tersebut. Kerja sama seluruh suporter dalam mematuhi aturan lalu lintas menjamin suksesnya penyelenggaraan agenda laga internasional ini. Kesadaran menggunakan transportasi publik menjadi kunci utama menjaga ketertiban serta kenyamanan tata kota Jakarta bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *